Sabtu, 19 Januari 2013

Merasa asing

Aku merasa asing di negeri sendiri.
yang tertinggal kini hanya kebencian dan dengki.
hilang sudah teriakan ibu pertiwi.


aku hilang dilembah sunyi.
meratapi nasib yang mulai pudar.
salahkah aku lahir disini.
mencoba hiasi raut mukamu yang tegar.

aku takut di negeri sendiri.
saudaraku memusuhiku tanpa arti.
aku dianggapnya jadah haram
padahal kita dulu satu padu kala temaram.
aku sangat takut, lebih takut ketika malam.

Ibu, kau lah penyejuk ku.
aku dulu nyaman tentram dalam rahimu
namun kini ku yang kuliat hanyalah kesedihan
yang kulihat hanyalah orang saling mencaci.
yang kulihat hanyalah orang saling membeci.

ini, bukanlah negeriku
aku orang asing di sini
tidak ada yang mengenalku.
ibuku, ibuku berilah tembang seperti dulu
saat kau menidurkanku dengan merdu
aku ingin kembali pada negeriku
negeri alam bawah sadarku
dalam mimpi dan khayalanku.

dulu aku lihat pohon jati bersemi.
dan ranting-rantingnya terlihat menari.
di seberang jalan sana ada bunga kamboja.
wanginya menghiasi segala rasa.
di tepiannya mengalir sungai-sungai yang bersih.
ikan berenang dengan liuk riak air bergemericik.

aku tidak ingin terbangun,
terbangun melihat kesuraman.
dan mimpi buruk berkepanjangan.

Ibu, ibu. memanggilmu ingatkan aku pada bumi pertiwi.
ibu dari segala ibu.
yang selalu memberikan kehidupan.
memberikan ketentraman.
berikan aku selalu nyanyian malam itu.
biarkan aku bermimpi 1000 tahun lagi.
kembali pada negeri yang aku kenal.

Kedaton,   20 januari 2013 00.49 WIB

Merasa asing Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Ras Eko Budi Santoso

0 komentar:

Posting Komentar

silahkan berkomentar dengan bijak, kami menon aktifkan kode capca agar anda nyaman berkomentar.

Tidak di perbolehkan menggunakan link aktif kalau mau iklan silahkan kontak kami, Trimakasih.