Senin, 21 November 2011

Bidang Usaha Peternakan Sapi Bali

I Ketut Susana
tugas mata kuliah kewirausahaan : I Ketut Susana

Bidang usaha yang saya pilih adalah peternakan, yaitu peternakan Sapi Bali. Bidang usaha yang akan saya geluti ini bergerak dalam dua kegiatan yaitu kegiatan pembibitan dan penggemukan Sapi Bali.




Alasan saya memilih bidang usaha tersebut adalah:


1. Beternak adalah salah satu minat dan hobi yang saya sukai.
2. Harga daging sapi dipasaran relatif tinggi, sehingga sangat menguntungkan para peternak sapi.
3. Stok daging sapi dipasaran dirasakan masih kurang, sehingga perlu penambahan stok dari para peternak sapi dan ini merupakan peluang yang sangat terbukabagi para wirausahawan baru yang menggeluti bidang peternakan sapi.
4. Konsumen daging sapi yang sangat besar, bahkan berpeluang untuk dieksport.
5. Kualitas daging Sapi Bali yang sangat baik.
6. Perawatan dan pemeliharaan Sapi Bali yang relatif lebih mudah dibandingkan jenis-jenis sapi yang lain.
7. Masih jarangnya peternakan Sapi Bali.
8. Perkembang-biakan Sapi Bali yang relatif lebih cepat dibandingkan jenis-jenis sapi yang lain, sehingga pembibitan dapat dilakukan dengan cepat.
9. Daya tahan tubuh Sapi Bali yang baik terhadap perubahan-perubahan cuaca.
10. Adaptasi Sapi Bali terhadap lokasi dan lingkungan kandang yang sangat baik.

Pengalaman dan Pengetahuan yang Saya Miliki dalam Beternak Sapi Bali.

Pengalaman yang saya peroleh dapat dikatakan adalah pengalaman yang masih sangat minim sekali, dikarenakan pengalaman ini adalah pengalaman dari hasil membantu peternakan yang ayah saya geluti dan masih dalam skala kecil. Jadi, pengalaman saya dalam bidang usaha ini masih sangat minim, namun secara umum saya paham tentang cara memelihara dan merawat Sapi Bali. menggeluti bidang usaha ini bukanlah perkara gampang, namun dengan kerja keras, keuletan dan ketekunan tentu saja akan ada jalan yang terbuka lebar untuk kesuksesan bidang usaha yang akan saya jalani. Pengalaman-pengalaman saya akan bertambah apabila saya dengan sungguh-sungguh menggeluti bidang usaha ini. Oleh karena itu, modal utama dalam bidang usaha ini adalah adanya motivasi dan kemauan yang kuat untuk beternak Sapi Bali.

Pengetahuan-pengetahuan Tentang Beternak Sapi Bali Antara Lain:

Sapi Bali adalah jenis sapi yang ukuran badannya relatif lebih kecil dibandingkan jenis-jenis sapi lokal maupun sapi luar negeri seperti: Sapi Brahma, Brangus, Simetal dan lain sebagainya. Namun, ada kelebihan dari Sapi Bali ini yaitu perkembangbiakan dan pertumbuhannya lebih cepat dibandingkan jenis sapi lainnya. Dalam bidang usaha yang akan saya geluti ini adalah condong untuk pembibitan dan penggemukan sapi secara alami tanpa memakai pakan-pakan penggemukan secara kimia. Jadi, sangat cocok untuk diterapkan pada Sapi Bali. Kebersihan kandang sangat diperlukan dalam pemeliharaan Sapi Bali ini dan pemberian pakan yang teratur juga sangat diperlukan untuk menjaga kesehatan dari sapi. Untuk penggemukan diperlukan pakan-pakan tambahan seperti sentrat dan dedak. Memang pakan alami yaitu rumput memang sangat diperlukan, oleh karena itu kita harus sedapat mungkin untuk menyiapkan lahan yang digunakan untuk menanam rumput, seperti rumput gajah.

Prospek Peternakan Sapi Bali 5 Tahun yang Akan Datang

Prospek untuk 5 tahun ke depan tentu sangat baik, mengingat permintaan daging sapi yang terus meningkat oleh konsumen dari tahun ke tahun. Bidang usaha ini memerlukan keulatan dan ketekunan dari para wirausahawan untuk lebih mengembangkan usahanya. Kemungkinan besar harga daging sapi dari tahun ke tahun akan terus meningkat, sehingga akan semakin banyak bermunculan wirausahawan-wirausahawan baru, oleh karena itu para wirausahawan-wirausahawan ini harus dapat meningkatkan kualitasnya dalam beternak sapi.

Perkembangan peternakan sapi dari tahun ke tahun akan terus mengalami perkembangan yang baik jika kita sebagai wirausahawan yang bergerak di bidang peternakan memperhatikan hal-hal mendasar dalam beternak.

Hal-hal mendasar dalam beternak sapi antara lain:
1. Lokasi kandang yang strategis, yaitu: agak jauh dari pemukiman warga, akses jalan yang baik dan dekat dengan ketersediaan pakan alami.
2. Kebersihan kandang yang selalu diperhatikan.
3. Stok pakan yang selalu tersedia dengan baik.
4. Pemberian pakan alami dan pakan tambahan secara teratur.
5. Ketersediaan sumber air yang baik.
6. Pemberian air minum terhadap sapi secara teratur.

Disamping itu kita sebagai wirausahawan yang menggeluti bidang peternakan sapi ini, harus mampu meningkatkan profesionalisme dan pengetahuan yang berkaitan dengan peternakan Sapi Bali. Selain itu, kita juga harus mampu menjalin hubungan-hubungan yang baik dengan para peternak sapi yang telah sukses, guna menambah pengetahuan dalam beternak sapi.
Hambatan-hambatan yang akan dihadapi dalam kurun waktu 5 tahun yang akan datang.
Dalam merintis usaha-usaha baru tentu saja banyak penghalang yang menghambat usaha kita. Hambatan-hambatan tersebut adalah hal yang wajar, oleh karena itu dalam menjalaninya harus tetap optimis dan dengan perasaan yang senang karena usaha yang ini adalah usaha yang menjadi hobi saya.

Hambatan-hambatan tersebut antara lain:

1. Susahnya merintis usaha yang baru dijalani dikarenakan pengalaman dan pengetahuan yang masih sedikit.
2. Ketersedian pakan alami dan pakan tambahan yang semakin berkurang.
3. Kurangnya penyuluhan dari pihak terkait tentang berbagai penyakit yang menyerang kesehatan Sapi Bali.
4. Pemasaran daging sapi yang menurun dikarenakan isu-isu penyakit yang melanda peternakan sapi.
5. Persaingan yang semakin ketat dengan sesama peternak sapi.

Itulah hal-hal yang menjadi penghalang dalam kurun waktu 5 tahun yang akan datang, namun hal tersebut bukanlah suatu masalah yang besar apabila saya menggeluti usaha tersebut dengan ulet dan tekun. Kendala-kendala tersebut harus dapat dilewati dengan baik, sehingga peternakan Sapi Bali yang akan saya geluti ini mengalami perkembangan yang baik. Keberhasilan seorang wirausahawan ditentukan oleh ketekunan, motivasi, ketekunan dan niat yang kuat dari diri seorang wirausahawan.

Bidang Usaha Peternakan Sapi Bali Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Ras Eko Budi Santoso

2 komentar:

  1. sip dah,, semangat aja...
    tapi fotonya kok bukan sapi ya???

    BalasHapus
  2. @ Bli wayan : hahahaha, itu yang buat si ketut. sapinya masih dikandang lupa diphoto, cuma ada yang punya aja.

    BalasHapus

silahkan berkomentar dengan bijak, kami menon aktifkan kode capca agar anda nyaman berkomentar.

Tidak di perbolehkan menggunakan link aktif kalau mau iklan silahkan kontak kami, Trimakasih.