Selasa, 31 Mei 2011

THE BIRTH OF PANCASILA ( Kelahiran Pancasila)

2.1 Definition Of Ideology ( Pengertian ideologi)
Ideology is a collection of ideas or idea.
(Ideologi adalah kumpulan ide atau gagasan.)
The word ideology itself was created by Destutt de Tracy in the late 18th century to define a " science of ideas ".

(Kata ideologi sendiri diciptakan oleh Destutt de Tracy pada akhir abad ke-18 untuk mendefinisikan " sains tentang ide ".)
Ideology can be considered as a vision of comprehensive, as a way of looking at things (compare Weltanschauung ), general (see the ideology of daily life) and some philosophical direction (see the political ideology), or a group of ideas proposed by the dominant class in all members community.
(Ideologi dapat dianggap sebagai visi yang komprehensif, sebagai cara memandang segala sesuatu (bandingkan Weltanschauung ), secara umum (lihat Ideologi dalam kehidupan sehari hari) dan beberapa arah filosofis (lihat Ideologi politis), atau sekelompok ide yang diajukan oleh kelas yang dominan pada seluruh anggota masyarakat.)
First  purpose behind an ideology is to offer changes through a normative thought process.
(Tujuan utama dibalik ideologi adalah untuk menawarkan perubahan melalui proses pemikiran normatif.)
Ideology is a system of abstract thinking (not just the formation of ideas) that apply to public issues that make this concept become a political core.
(Ideologi adalah sistem pemikiran abstrak (tidak hanya sekadar pembentukan ide) yang diterapkan pada masalah publik sehingga membuat konsep ini menjadi inti politik.)

Implicitly every political thought to follow an ideology, although not placed as an explicit system of thought. (The definition of the ideology ofMarxism ).
(Secara implisit setiap pemikiran politik mengikuti sebuah ideologi walaupun tidak diletakkan sebagai sistem berpikir yang eksplisit.(definisi ideologiMarxisme ).)

2.2 Pancasila Ideology made ( pancasila di jadikan ideologi)

Pancasila ideology made dikerenakan, Pancasila has a fundamental philosophical values and rational.
(Pancasila dijadikan ideologi dikerenakan, Pancasila memiliki nilai-nilai falsafah mendasar dan  rasional.)
Pancasila has proven strong and sturdy as the basis to adjust the life of the country.
(Pancasila telah teruji kokoh dan kuat sebagai dasar dalam mengatur kehidupan bernegara.)
In addition, the Five Principles is also a manifestation of a national consensus for the Indonesian nation state is a modern country design agreed upon by the founders of the Republic of Indonesia then the value content of Pancasila preserved from generation to generation.
( Selain itu, Pancasila juga merupakan wujud dari konsensus nasional karena negara bangsa Indonesia ini adalah sebuah desain negara moderen yang disepakati oleh para pendiri negara Republik Indonesia kemudian nilai kandungan Pancasila dilestarikan dari generasi ke generasi.)

Pancasila was first floated by Sukarno at the time of the proceedings of the Business Investigation Agency Preparation of Indonesian Independence (BPUPKI).
(Pancasila pertama kali dikumandangkan oleh Soekarno pada saat berlangsungnya sidang Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Republik Indonesia (BPUPKI).)

As we all know that Pancasila yudiris formally contained in paragraph IV of the 1945 opening.
(Sebagaimana kita ketahui bersama bahwa Pancasila secara formal yudiris terdapat dalam alinea IV pembukaan UUD 1945.)
In addition to the formal sense by law or formal yudiris the Five Principles also have the shape and also has content and meaning (the elements that make up the Five Principles).
(Di samping pengertian formal menurut hukum atau formal yudiris maka Pancasila juga mempunyai bentuk dan juga mempunyai isi dan arti (unsur-unsur yang menyusun Pancasila tersebut).)

A.    Godhead (religiosity)(Ketuhanan (Religiusitas))

Religious values is the value associated with the linkage of individuals with something which he considers to have the strength sacred, holy, glorious and noble.
(Nilai religius adalah nilai yang berkaitan dengan keterkaitan individu dengan sesuatu yang dianggapnya memiliki kekuatan sakral, suci, agung dan mulia.)

Understanding the Godhead as a way of life is to create a society which beketuhanan, namely build Indonesian community that has a soul or spirit to achieve ridlo God in every good deed done.
(Memahami Ketuhanan sebagai pandangan hidup adalah mewujudkan masyarakat yang beketuhanan, yakni membangun masyarakat Indonesia yang memiliki jiwa maupun semangat untuk mencapai ridlo Tuhan dalam setiap perbuatan baik yang dilakukannya.)
From an ethical point of view of religious, based on the state supreme deity, it is a country that guarantees freedom of each people to embrace religion and worship according to religion and belief respectively.
(Dari sudut pandang etis keagamaan, negara berdasar Ketuhanan Yang Maha Esa itu adalah negara yang menjamin kemerdekaan tiap-tiap penduduknya untuk memeluk agama dan beribadat menurut agama dan kepercayaan masing-masing.)
From this basis also, that a requirement for Indonesian civil society into a society that believe in God, and the religious community, whatever their religion and beliefs.
(Dari dasar ini pula, bahwa suatu keharusan bagi masyarakat warga Indonesia menjadi masyarakat yang beriman kepada Tuhan, dan masyarakat yang beragama, apapun agama dan keyakinan mereka.)

THE BIRTH OF PANCASILA ( Kelahiran Pancasila) Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Ras Eko Budi Santoso

0 komentar:

Posting Komentar

silahkan berkomentar dengan bijak, kami menon aktifkan kode capca agar anda nyaman berkomentar.

Tidak di perbolehkan menggunakan link aktif kalau mau iklan silahkan kontak kami, Trimakasih.